|
Jika tidak ada halangan dalam menyikapi waktu yang sempit, pengadaan Mobil Promoling dapat saja terlaksana tepat waktu. Namun terkadang merasa was was dengan limit waktu yang sempit ketika dihadapkan kepada akhir pertanggunjawaban di pertengahan Desember 2009. Semoga saja hal ini dipahami bersama baik oleh Panitia Pengadaan Barang maupun Pihak Ketiga yang menang lelalng nanti.
Rasa was was bagi saya adalah wajar, karena perjuangan untuk mendapatkan kesempatan Mobil Promoling dari ABT (Anggaran Tambahan) tidaklah semudah membalikan tangan. Jadi jelas ketika kesempatan itu datang, maka kita harus berkejaran dengan waktu. Mobil Promoling sebuah sarana promosi yang sangat dibutuhkan oleh para pengrajin IKM kita, karena dalam perjalannannya nanti secara periodik Promosi Keliling (Promoling) akan terus digelar disetiap hari Libur (Minggu) dengan melibatkan beberapa pengrajin baik kerajinan maupun makanan olahan secara bergiliran. Tempat promoling lokal adalah Lapangan Bima karena disana ada kegiatan jalan dan senam pagi masal, tempat diluar Kota Cirebon bisa saja di Pasar Kuningan,Majalengka,Indramayu dan Kab. Cirebon dan yang sudah langganan ditingkat Jabar adalah setiap Jumat diawal bulan bazaar dibelakang Gedung Sate Bandung. Jika ini berjalan mulus, maka diharapkan promosi produk kerajinan dan makanan olahan Kota Cirebon akan berkelanjutan dan berkesinambungan, yang pada akhirnya akan menagkap peluang pasar lokal dan regional. Kita peduli terhadap peningkatan promosi untuk memberikan citra dan image terhadap produk Kerajinan dan Makanan Olahan Khas Cirebon. Seperti apa nanti hasilnya harus terus dicoba dan diupayakan, alhasil nanti akan tersirat tentang image branding yang menjadi icon kerajinan dan makanan olahan khas Cirebon.Semoga. Cirebon, 24 Oktober 2009. Halimi,SE. |